Guru MAN 2 Bulukumba Ikuti Seminar Internasional dan Didaulat ke Podium Saat Penutupan


Bulukumba (Humas MAN 2 Bulukumba) – Selama dua hari (21-22/06/2026), bertempat di aula Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNHAS, salah seorang guru Sejarah MAN 2 Bulukumba memenuhi undangan mengikuti Seminar Internasional bertajuk “Reclaiming The Soul: History, Manuscripts and The Future Indonesian Cultural Heritage”. Seminar ini digagas oleh Departemen Sejarah Universitas Hasanuddin dan berkolaborasi dengan Universitas Andalas, Universitas Sumatra Utara dan Universitas Kelantan Malaysia. Hadir sebagai keynote speaker beberapa pakar dari dalam dan luar negeri, termasuk dari Inggris, Meksiko, Filipina dan Malaysia, sedangkan yang berasal dari Belanda mengisi melalu zoom meeting. Selain pakar dari beberapa perguruan tinggi, hadir juga selaku keynote speaker, Restu Gunawan (Dirjend Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Lisan), Agus Mulyana (Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia) dan Bonny Triana (Anggota Komisi X DPR RI).

“Alhamdulillah sebuah kehormatan, Ketua Panitia Seminar mengirimkan undangan dan ditujukan kepada Kepala MAN 2 Bulukumba, dan pimpinan menyambut positif dan memberikan tugas untuk mengikuti kegiatan dimaksud,” ungkap Agussalim. Menurutnya, semua guru Sejarah yang diundang merupakan pengurus atau anggota komunitas Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI). Agussalim sendiri saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua AGSI Provinsi Sulawesi Selatan.

“Saat penutupan kegiatan yang berlangsung pada Jumat, AGSI juga mendapat kehormatan didaulat menyampaikan pesan dan kesan di hadapan keynote speaker, peserta dan undangan dan teman-teman memercayakan kepada kami untuk mewakili,” pungkasnya.

Di kesempatan itu, Agussalim mewakili AGSI Sulsel bukan hanya menyampaikan terima kasih telah diundang tetapi juga mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan yang telah berhasil menampilkan beberapa pakar dari luar negeri yang sangat fasih berbahasa Indonesia. Selain itu, guru Sejarah MAN 2 Bulukumba ini menekankan pentingnya kolaborasi antara alumni kependidikan dengan alumni non kependidikan sebab keduanya akan saling melengkapi untuk kemajuan pendidikan peserta didik.(AM)