

(Bulukumba, Humas MAN 2 Bulukumba) — Dalam rangka menjaga para pelajar dari tindakan pengaruh buruk gawai, tindakan indisipliner, dan kenakalan-kenakalan remaja lainnya, Camat Ujung Bulu, Andi Majnah Arif menjadi pembina upacara bendera di MAN 2 Bulukumba (11/05/2026). Andi Majnah didampingi Kapolsek Ujung Bulu, Iptu Rudi Adri Purwanto.
‘Bijak dalam Bermedia Sosial’, demikian tema amanat yang disampaikan Andi Majnah di hadapan siswa-siswi MAN 2 Bulukumba yang memadati lapangan. Ia menyampaikan betapa pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial yang notabene tidak bisa dilepaskan dari aktivitas keseharian para penuntut ilmu tersebut. Imbauannya agar media sosial di kalangan para pelajar dimanfaatkan dengan cerdas, digunakan untuk meraih prestasi, dan menghindari hal-hal negatif yang bisa berdampak buruk bagi diri pribadi dan masyarakat luas.
“Saya mengajak anak-anakku sekalian untuk arif bermedia sosial. Cara yang paling mudah dan dekat adalah menghindari mengkonsumsi, mengunggah, atau membagikan konten-konten bermuatan negatif,” ucap Andi Majnah.
Kepala MAN 2 Bulukumba, Muhammad Anas, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Pemerintah Kecamatan Ujung Bulu dan Polsek Ujung Bulu karena telah bersedia memenuhi undangan untuk menjadi pembina upacara. Anas kemudian menyampaikan bahwa MAN 2 Bulukumba adalah madrasah berkonsep digital atau yang seringkali disebut sebagai madrasah digital. Implementasinya dengan mengoptimalkan dunia digital dalam pembelajaran. Tujuannya mempermudah transformasi pengetahuan kepada siswa. Untuk itu, media sosial perlu dipastikan penggunaannya lebih bijak di kalangan siswa.
“Kami mengundang pihak Pemerintah Kecamatan Ujung Bulu dan Polsek Ujung Bulu untuk memberikan penguatan dan pencerahan kepada para peserta didik kami. Semoga dengan nasihat-nasihat yang disimak membuat mereka bisa menjawab tantangan dunia online dengan baik. Dengan begitu diharapkan mereka bisa mendisiplinkan perilaku karena dewasa ini perilaku pelajar-pelajar kita banyak dipengaruhi oleh konten-konten yang mereka konsumsi di dunia digital,” ungkap Anas.
“Tata tertib madrasah memang mewajibkan siswa-siswi MAN 2 Bulukumba membawa gawai setiap hari sebagai bagian proses pembelajaran. Segenap stakeholder madrasah bertanggung jawab agar gawai-gawai tersebut tepat guna,” tutupnya.(AM)